Konsultan Manajemen Bisnis strategi, ISO Consultants,SOP,HR Management,FS

Konsultan Manajemen Bisnis strategi,HR Capital Consultants,ISO9001,HRD,SDM,SOP,ISO9001,ISO Consultants,ISO14001,ISO22000,ISO50001,OHSAS18001,Bisnis Plan

Jasa Konsultan Manajemen Bisnis strategi,SOP,ISO Consultants,SDM,HR,BPR,Training-Workshop ISO9001,ISO14001,ISO22000,OHSAS18001,Serifikasi ISO Jakarta

Konsultan Manajemen Bisnis strategi,SOP,ISO9001,ISO22000,OHSAS18001,ISO14001 Consultants,SDM,HR,BPR
Public-Inhouse Training,ISO Serifikasi,SDM/HR,BPR,Pelatihan ISO,5S,SOP,audit internal

Konsultan Manajemen Bisnis strategi,SOP,ISO9001,ISO22000,OHSAS18001,ISO14001 Consultants,SDM,HR,BPR
Public-Inhouse Training,ISO Serifikasi,SDM/HR,BPR,Pelatihan ISO,5S,SOP,audit internal

Pengembangan Bisnis dengan Holding Company

March 10th, 2014

Dalam Pengembangan bisnis dan untuk menguatkan jaringan bisnis banyak strategi yang dilakukan oleh banyak perusahaan di Indonesia, salah satu strategi yang banyak digunakan adalah dengan mengunakan konsep  strategi diversifikasi ( Diversification Strategy ), baik diversifikasi konsentris, horizontal maupun diversifikasi konglomerasi.  Dari berbagai konsep strategi tersebut banyak pilihan jatuh pada konsep strategi diversifikasi konglomerasi, dan untuk mendorong agar strategi konglomerasi ini lebih efektif serta sasaran dan target yang diinginkan tercapai maka membentuk Holding Company ( perusahaan induk ) adalah cara yang tepat. Kenapa holding company? Read the rest of this entry »

Business Process Reengineering – BPR

February 19th, 2014

Konsultan Business Process Reengineering  / BPR

Pesatnya kemajuan teknologi dan ketatnya persaingan dunia industry maupun jasa membawa dampak yang luas dalam dunia bisnis, hal ini tentunya suatu perusahaan harus mampu mengikuti perkembangan jaman agar tetap bisa bersaing. Pertanyaanya adalah bagaimana cara menyesuaikan perkembangan tersebut? Jawabannya adalah cara yang mudah yaitu dengan melakukan  evaluasi kembali terhadap bisnis proses perusahaan dari input-proses sampai output, apakan bisnis proses tersebut masih relevan dengan kondisi perusahaan sekarang atau justru sebaliknya. Jika memang kondisinya sudah tidak sesuai maka perlu segera mendesign / merancang ulang kembali bisnis proses atau bahasa manajemennya adalah melakukan business process reengineering ( BPR ) dengan tujuan agar alur dan prosedur kerja menjadi lebih efektif,efisien serta produk yang dihasilkanpun bisa berkualitas serta semua proses bisnis bisa terkendalikan dan terukur.

Read the rest of this entry »

Human Resources Planning

September 12th, 2013

Setiap Perusahaan/ organisasi pasti mempunyai tujuan, visi dan misi organisasi, dan dalam pengelolaan sistem manajemennya tak bisa dilepaskan dari peran sumber daya manusia  yang dimiliki dalam mencapai target yang ditetapkan. Ketersediaan Sumber Daya Manusia yang handal sesuai dengan kopetensi merupakan kunci sukses perusahaan/organisasi dalam pencapaian target, karna SDM merupakan bagian pokok terpenting dari sebuah organisasi. Karna begitu pentingnya SDM dalam  kesuksesan perusahaan maka prinsip “ Place the right man in the right job” harus dikedepankan, hal ini guna mendukung pencapaian target yang di inginkan. Sumber Daya Manusia sangat besar peranannya bagi kesuksesan organisasi, maka banyak perusahaan / organisasi kini menyadari bahwa unsur manusia dalam suatu perusahaan dapat memberikan keunggulan bersaing.  Oleh karna sumberdaya manusia menjadi hal yang sangat dominan dalam mencapai sasaran organisasi maka mengelola sumberdaya manusia merupakan bidang yang sangat penting dan keharusan bagi setiap organisasi dalam melaksanakan proses bisnis guna berjalannya roda organisasi sesuai yang diharapkan. Sumber daya manusia perlu dikelola dengan sebaik-baiknya, disinilah Komitmen manajemen dalam pengelolaan sistem Manajemen Sumber Daya Manusia di tuntut. Tanpa adanya komitmen yang baik dari manajemen mustahil sistem manajemen SDM berjalan dengan baik. Langkah mudah dan sederhana yang bisa Read the rest of this entry »

Business Plan kunci sukses membangun Usaha Bisnis Anda

August 23rd, 2013

Bisnis Plan, Rencana Bisnis, Business Plan

Konsep Bisnis – Business Plan

Bicara bisnis adalah bicara strategi, langkah awal dalam membangun sebuah usaha baik Besar atau kecilnya bisnis, membuat business plan / perencanaan bisnis adalah wajib. Business plan  merupakan rencana strategis yang akan dilakukan untuk bisa mencapai target. Kemampuan dalam membuat sebuah business plan / perencanaan bisnis yang baik dan sesuai latar belakang yang nyata, bisa dijadikan tolak ukur bagaimana kesiapan terjun kedunia bisnis untuk siap menghadapi persaingan usaha yang ketat dan penuh resiko. Tidak dipungkiri dalam berbisnis modal utama adalah keberanian mengambil resiko karna memang dunia bisnis adalah dunia yang penuh resiko. Namun demikian resiko dapat dihindari ketika dalam mengambil keputusan dan kebijakan disertai kemampuan dan kecerdasan dalam menganalisa dan membaca peluang sehingga resiko bisa diminimalisir atau bahkan bisa dihindari karna tanpa kemampuan menganalisa terhadap resiko sama saja memasuki pintu kegagalan. Bicara bisnis tidak hanya sekedar bicara keuntungan namun bicara bisnis adalah bicara strategi, strategi dalam membuat sebuah sistem manajemen yang baik agar bisnis bisa kuat dan tak mudah goyah. Ketika dalam berbisnis hanya money oriented dan mengejar keuntungan semata tanpa mempersiapkan sistem manajemen dan strategi yang baik mustahil bisnis akan bisa maju dan berkembang dengan baik, oleh karnanya perencanaan bisnis yang matang sebelum memulai usaha itu wajib agar siap menghadapi segela resiko yang terjadi dikemudian hari. Read the rest of this entry »

SOP sebagai alat pengembangan Bisnis

August 13th, 2013

Konsultan Manajemen Bisnis strategi,ISO Consultants,SOP,HR Management,FS

Seperti yang kami tuliskan di postingan sebelumnya bahwa bicara  bisnis tidak hanya bicara keuntungan semata, namun bicara bisnis tidak bisa dilepaskan dengan sistem manajemen, dengan sistem manajemen yang baik dalam pengelolaannya maka bisnis akan berjalan dan berkembang sesuai dengan yang diinginkan. Bisnis akan berpeluang  berkembang lebih cepat  dengan sistem manajemen yang baik dibanding dengan yang tidak dibangun dengan sistem, ketika bisnis hanya berorientasi pada keuntungan semata maka bisnis tersebut  ibarat balon, ia mungkin bisa besar namun rapuh. Untuk mengembangkan sebuah bisnis dibutuhkan strategi dan didukung oleh sistem manajemen yang baik, namun demikian perlu di sadari bahwa tidak semua bisnis itu bisa dikembangkan. Terkadang dalam berbisnis ekspetasi manusia terlalu jauh namun tidak disadari bahwa sebenarnya orang terjebak pada ekspetasinya sendiri. Hal ini dikarenakan ekspetasi merupakan alam ideal manusia semua serba indah sedangkan dalam berbisnis itu berada dalam alam nyata dimana semua ditentukan oleh bagaimana cara memperlakukannya. Disinilah peran standard operating prosedur ( SOP ), jika SOP diterapkan dengan baik dan benar serta menjadi acuan kerja yang baku akan  mampu mendongkrak kinerja dalam pengembangan bisnis karna dengan adanya SOP business proses akan lebih tertata rapi, teratur, efektif dan efisien; Bisnis yang dikelola seperti inilan yang berpotensi bisa dikembangkan. Read the rest of this entry »

Pentingnya Studi Kelayakan Bisnis – Feasibility Study

July 3rd, 2013

FS - Feasibilty Study Consultants, Konsultan Study Kelayakan

Dalam memulai sebuah usaha baik itu dalam bidang manufacturer ataupun jasa hal yang wajib dilakukan adalah melakukan studi kelayakan bisnis atau biasa disebut Feasibility Study, hal ini sangatlah penting karna dengan melakukan Studi kelayakan bisnis (Feasibility Study) maka resiko-resiko bisnis yang akan terjadi dikemudian hari akan bisa di tanggulangi atau minimal resiko kerugian yang terjadi tidak terlalu besar. Dengan melakukan Studi kelayakan Bisnis (Feasibility Study) maka gambaran menyeluruh terhadap bisnis yang akan direncakan dapat dipetakan, apakah bisnis yang akan dijalani itu layak atau tidak baik dilihat dari sisi prospek bisnis maupun competitor serupa, apakah secara sistem manajemen baik keuangan, SDM dan manajemen pemasarannya sudah siap atau belum. Jika semuanya sudah di rancang dan dipersiapkan sedemikian rupa maka tentunya hal ini akan menjadi pondasi yang kuat dalam memulai bisnis dan tidak ragu dalam  berinventasi ke bisnis yang direncanakan. Perlu diingat, bahwa berinvestasi tidak hanya melibatkan jumlah ataupun nilai uang saja, tetapi juga sumber daya atau resources lainnya seperti Sumber Daya Manusia ( SDM ), Sumber Daya Alam serta sarana & prasarananya. Dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti sekarang ini , sangat diperlukan perencanaan dan alokasi sumber daya tersebut agar lebih efektif & efisien sehingga investasi tidak akan sia – sia. Sebelum melakukan Investasi sangat penting melakukan study kelayakan karena study kelayakan merupakan alat ukur manajemen yang sangat penting dan kritis untuk penentuan keputusan, perencanaan laba, dan keputusan pembiayaan/pendanaan.

Ada3 ( tiga ) Tahapan penting yang harus dilakukan dalam Studi kelayakan Bisnis/Usaha (Feasibility Study) yaitu dengan melakukan : …

Read the rest of this entry »

Pentingnya Human Resource Information System (HRIS)

June 20th, 2013

 Human Resource Information System (HRIS) Consultants Indonesia

Semakin ketatnya persaingan bisnis di era global ini dalam mengelola perusahaan, mempunyai sistem manajemen yang baik adalah hal yang utama dan wajib dijadikan pondasi dasar sebuah perusahaan jika ingin kuat dan terus berkembang menjadi perusahaan yang unggul dibidangnya. Salahsatu sistem yang wajib menjadi prioritas perusahaan  adalah sistem manajemen SDM, ketersediaan Sistem informasi SDM yang dimiliki sangatlah penting karna dengan sistem informasi SDM / Human Resource Information System (HRIS)  dapat mendukung bisnis menjadi lebih produktif, efisien, dan membantu manajemen dalam menyediakan informasi untuk melakukan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Human Resource Information System (HRIS) atau Sistem Informasi Sumber Daya Manusia merupakan sebuah sistem terintegrasi manajemen SDM dengan sistem IT dimana Human Resource Information System (HRIS) ini utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas Manajemen SDM seperti dalam hal perencanaan dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource planning (ERP). Read the rest of this entry »

PAS 55 – Sistem Manajemen Optimalisasi Aset Fisik

June 17th, 2013

Konsultan Sistem Manajemen Optimalisasi Aset Fisik

PAS 55 merupakan sistem Optimalisasi  Fisik pada Manajemen Aset dimana tujuan utama dari system PAS 55 adalah untuk meningkatkan kinerja aset fisik. dalam era globalisasi dan persaingan usaha yang semakin ketat ini banyak perusahaan baik BUMN ataupun swasta berlomba membenahi system manajemen terutama dalam hal system manajemen pengelolaan aset, hal ini dilakukan semata-mata untuk mewujudkan perusahaan dengan kinerja excellence di bidang pengelolaan aset. PAS 55 ini merupakan standard dari BSI ( British Standards Institution’s ) untuk pengelolaan aset manajemen agar secara fisiknya, aset yang dimiliki dapat terkelola dengan optimal. PAS 55 memberikan petunjuk dan penjelasan serta definesi yang jelas terkait sistem pengelolaan aset yang di tuangkan dalam 28 persyaratan yang obyektive, mulai dari strategi life cycle hingga perawatan dan pemeliharaan sehari-hari. Dengan obyektivitas ini memungkinkan terjadi integrasi pada semua aspek siklus aset, yaitu sejak dari identifikasi kebutuhan untuk desain, akuisisi, konstruksi, komisioning, utilisasi atau operasi, pemeliharaan, modifikasi, refurbishment dan/atau disposal. Pada prinsipnya PAS 55 mengajarkan bagaimana mengelola aset yang nilai besar dengan cara kerja yang terkoordinasi dan sistematis untuk mendapatkan kinerja terbaik, serta memperhitungkan biaya yang optimal untuk mendapatkan risiko yang seminimal mungkin. Sistem manajemen PAS 55 ini sangat tepat di terapkan diberbagai bidang usaha seperti perusahaan gas, listrik, pengolahan air, jalan raya, transportasi udara, industri kereta api, fasilitas publik, proses, industri manufaktur, pertambangan dll. Read the rest of this entry »

Cara Menyusun SOP serta Bentuk Format SOP yang baik

May 16th, 2013

Konsultan SOP - Standard Operating Procedure Consultants Indonesia

Bagaimana Format  & bentuk SOP yang baik?

Biasanya Standard Operating Procedure di buat dalam berbagai bentuk dengan format yang berbeda-beda. Namun demikian pada intinya apapun formatnya  semuanya baik dan tidak jadi masalah yang penting mudah di pahami dan dimengerti. format  SOP yang banyak di pakai adalah sebagai berikut :

Format Header :

Konsultan SOP - Standard Operating Procedure Consultants Indonesia

Keterangan :

  1. Kode Distribusi : Kode yang menunjukkan siapa pemilik  dokumen (hardcopy)
  2. No. Dokumen : Kode yang menunjukkan fungsi / bagian yang  bertanggungjawab untuk kesesuaian isinya & berwenang melakukan perubahan
  3. Revisi : menunjukkan status revisi dokumen
  4. Tanggal  : menunjukkan kapan dokumen mulai diberlakukan
  5. Halaman :  menunjukkan nomor halaman & total halaman yang ada

Format Isi

Read the rest of this entry »

CARA MENYUSUN SOP DAN MANFAAT SOP

May 16th, 2013

Konsultasi Format & Bentuk SOP yang baik, Konsultan SOP

Apa Manfaat SOP?

Pengembangan dan penggunaan SOP bermanfaat untuk  meminimalkan variasi dan mempromosikan kualitas melalui implementasi yang konsisten dari suatu proses atau prosedur dalam organisasi. SOP bermanfaat sebagai penyederhana sebuah proses pekerjaan agar tetap fokus pada intinya namun tetep cepat dan tepat sehingga efektifitas dan efisiensi dapat dicapai sehingga dapat meminimalkan kesalahan yang dapat menyebabkan kerugian, bahkan bisa digunakan untuk  sementara waktu  atau permanen  jika terjadi perubahan personil. Stantadr Operating Procedure  juga  dapat menunjukkan kepatuhan organisasi  terhadap peraturan pemerintah serta dapat digunakan sebagai bagian dari program pelatihan personil, karena mereka harus menyediakan instruksi kerja secara terperinci. Ini meminimalkan peluang miskomunikasi dan dapat mengatasi masalah keamanan. Ketika data historis sedang dievaluasi untuk digunakan saat ini, SOP bermanfaat sekali untuk merekonstruksi kegiatan proyek bila tidak ada referensi lain yang tersedia. Selain itu, juga bisa sebagai daftar periksa oleh auditor ketika ada  audit.  Dalam Stantadr Operating Procedure wajib menentukan prosedur yang harus diikuti secara lebih rinci  yang ada dalam metode yang  digunakan dan  juga harus bisa  menjelaskan secara rinci cara atau praktisnya metode tersebut.

Bagaimana cara Penulisan SOP ?

Read the rest of this entry »

Cara menyusun SOP – Standard Operating Procedure

May 16th, 2013

konsultan sop - standard operating procedure consultants indonesia

Standard Operating Procedure adalah merupakan satu set instruksi tertulis yang di gunakan untuk  kegiatan rutin atau aktiviatas yang berulang  dilakukan  oleh sebuah organisasi. Pengembangan dan penggunaan SOP merupakan bagian integral dari sebuah sistem mutu yang sukses karena menyediakan individu dengan informasi untuk melakukan pekerjaan dengan benar, dan memfasilitasi konsistensi dalam kualitas dan integritas produk atau hasil akhir. Istilah “SOP” terkadang  dalam pemahamannya berbeda-beda ada yang mengartikan sebagai Instruksi kerja, petunjuk pelaksanaan pekerjaan, petunjuk teknis, Prosedur kerja, prosedur standar operasi, pedoman dan lain-lain, namun pada prinsipnya SOP merupakan sebuah acuan kerja yang baku yang bisa/ dapat mempermudah pelaksanaan pekerjaan serta mempermudah dalam mengontrol/mengendalikan kegiatan operasional. SOP menggambarkan kedua elemen operasional program teknis dan fundamental dari suatu organisasi yang biasanya  dikelola di bawah rencana kerja atau Quality Assurance (QA). Dalam Internasioanal Of Standars    ( ISO 9001 – sistem manajemen mutu  ) SOP merupakan nyawa dari sistem manajemen tersebut dan biasanya di istilahkan dengan dokumen level dua. SOP dalam sistem manajemen ISO di sebut sebagai pedoman, prosedur, instruksi kerja.  Disebut pedoman karena menjelaskan sebuah kebijakan manajemen sebuah perusahaan terkait penerapan suatu sistem manajemen, contoh pedoman kesehatan dan keselamatan kerja, dll.  SOP disebut prosedur karena menjelaskan aturan/instruksi yang berlaku umum untuk semua bagian didalam sebuah organisasi serta menjelaskan alur kerja yang melibatkan beberapa bagian/fungsi dalam sebuah organisasi, misal Prosedur pembelian, prosedur penjualan, prosedur penanganan order,dll.  Dan disebut intruksi / standard/petunjuk  karena dalam SOP berisi aturan atau langkah-langkah dalam melakukan suatu aktifitas tertentu yang spesifik, misalnya istruksi pengopersian mesin, standar penyimpanan material, dll.

Siapa yang membuat SOP?

SOP merupakan sebuah kebijakan manajemen, oleh karnanya manajemen harusnya bertanggung jawab terhadap ketersediaan SOP dalam pengoperasian proses bisnis perusahan. Dalam suatu organisasi/ perusahaan  biasanya terdiri dari TOP Manajemen – Manajemen – Operasional, TOP manajemen yang menetapkan kebijakan proses bisnis serta mereview dan mengevaluasi kinerja organisasi, Sedangkan Level manajemen menetapkan kebijakan operasional yang dituangkan dalam SOP dan mereview serta mengevaluasi kinerja proses. Sedangkan bagian Operasional adl sebagai pelaksana terhadap kebijakan-kebijakan yang di buat oleh manajemen.

Apa tujuan SOP?

Tujuan dibuatnya Standard Operasional Prosedur antara lain supaya Karyawan selalu bisa menjaga Konsistensi dalam setiap menjalankan pekerjaan sehari-hari, adanya acuan kerja yang jelas. Selain itu juga dengan adanya SOP , Karyawan akan tahu dengan jelas Peran & Tanggungjawabnya karna dalam SOP sudah menerangkan dengan jelas alur tugas masing – masing. Dengan dibuatnya SOP yang baku maka Tugas/ pekerjaan karyawan akan lebih lancar karena masing‐masing sudah ada pedoman & acuannya, selain itu juga ketika ada kasus penyelewengan/ penyalahgunaan wewenang, SOP ini juga bisa dijadikan sebagai dasar hukum yang kuat.

Salinan SOP juga harus mudah diakses untuk referensi di area kerja dari masing fungsidan bagian baik dalam bentuk hard copy atau softcopy/ format elektronik agar mereka benar-benar menjalankan aktifitas pekerjaan sesuai dengan yang sudah tentukan/dibakukan, sehingga organisasi mampu mempertahankan kontrol kualitas serta proses penjaminan kualitas dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan-peraturan yang berlaku.

Apa Manfaat SOP?

Pengembangan dan penggunaan SOP bermanfaat untuk  meminimalkan variasi dan mempromosikan kualitas melalui implementasi yang konsisten dari suatu proses atau prosedur dalam organisasi, bahkan bisa digunakan untuk  sementara waktu  atau permanen  jika terjadi perubahan personil. SOP juga  dapat menunjukkan kepatuhan organisasi  terhadap peraturan pemerintah serta dapat digunakan sebagai bagian dari program pelatihan personil, karena mereka harus menyediakan instruksi kerja secara terperinci. Ini meminimalkan peluang miskomunikasi dan dapat mengatasi masalah keamanan. Ketika data historis sedang dievaluasi untuk digunakan saat ini, SOP  bermanfaat sekali untuk merekonstruksi kegiatan proyek bila tidak ada referensi lain yang tersedia. Selain itu, SOP sering digunakan sebagai daftar periksa oleh auditor ketika ada  audit.  Dalam SOP wajib menentukan prosedur yang harus diikuti secara lebih rinci  yang ada dalam metode yang  digunakan dan  juga harus bisa  menjelaskan secara rinci cara atau praktisnya metode tersebut.

Bagaimana Penulisan SOP?

SOP harus ditulis dengan detail dan  ringkas, langkah-demi-langkah, tapi mudah untuk dibaca , dipahami dan dimengerti. Informasi yang disajikan harus jelas dan tidak terlalu rumit. Kalimat persuasive  dan  verbal  harus digunakan. Istilah “Anda” tidak boleh digunakan, tapi tersirat. Dokumen tidak boleh bertele-tele, berlebihan, atau terlalu panjang. Buat lah sesimple mungkin, informasi harus disampaikan dengan jelas dan eksplisit untuk menghapus keraguan dan memenuhi  seperti apa yang dibutuhkan. Termasuk Juga, penggunaan diagram alur untuk menggambarkan proses yang dijelaskan.

Bagaimana  persiapan menyusun SOP?

Organisasi harus memiliki prosedur  untuk menentukan prosedur atau proses apa yang perlu didokumentasikan. SOP harus dikerjakan  oleh orang yang mengetahui proses bisnis keseluruhan organisasi dan dan mengetahui struktur internal organisasi. Dalam menyusun SOP pendekatan tim dapat dilakukan, terutama untuk proses multi-tugas di mana pengalaman dari sejumlah individu sangat penting. SOP harus ditulis dengan cukup rinci sehingga seseorang dengan pengalaman dan pengetahuan yang mendasar  tentang prosedur mampu menterjemahkan dan memahami dengan baik. Sebelum menyusun SOP sebaiknya review terlebih dahulu proses bisnis dari input-proses –output, jika hal itu sudah dilakukan tahap berikutnnya review struktur organisasi. Struktur organisasi ini sangat menentukan suksesnya implementasi SOP, karna SOP yang baik dibuat berdasarkan struktur organisasi yang sudah fix dan final, Karna dengan adanya struktur organisasi yang baik maka kejelasan terhadap fungsi wewenang dan tanggungjawab dimasing-masing proses dan bagian  itu jelas.

ingin tahu Bagaimana cara penulisan SOP yang baik ?

Bagaimana bentuk/format SOP yang ideal?

Bagaimana pengendalian SOP?

silahkan KLIK DISINI!!  semoga bermanfaat.

MEMAHAMI 3 ASPEK PENTING MEMBANGUN SISTEM MANAJEMEN

April 22nd, 2013

Di Indonesia Kebanyakan para pelaku usaha dalam menjalankan bisnis usahanya  hanya berdasarkan pengalaman tanpa didasari oleh sebuah sistem manajemen  yang baik dalam pengelolaan sistem dan menjalankan operasional bisnisnya. Maka tidak heran jika banyak perusahaan di indonesia bertahan hanya beberapa tahun saja, seandaikan perusahaan itu bisa besar, besarnya itu hanya seperti balon yang bisa besar namun kosong isinya, ini  dikarenakan kebanyakan perusahaan tidak dibangun oleh sebuah sistem namun hanya dibangun berorientasikan dan atau mengejar keuntungan semata. Jika sudah begini bagaimana pelaku usaha bisa bersaing dengan para kompetitor yang mereka kuat karna sistem yang baik yang dimilikinya kalau dari sisi sistem manajemennya saja sudah tidak kuat. Para pelaku usaha biasanya akan menyadari pentingnya sebuah sistem manajemen ketika sebuah proses bisnis mengalami hambatan serta gejala-gelaja yang bisa menghambat produktifitas kerja seperti banyak reject, banyak keluhan pelangan, biaya produksi tinggi, proses produksi lama dan tidak efektif serta efisien. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan jika hal ini terjadi? Jawabnya tidak ada jalan lain kecuali bersama berkomitmen membangun sebuah sistem manajemen yang baik serta segera melakukan tindakan perbaikan yang nyata dari manajemen. Lalu dari mana memulainya? Berikut langkah – langkah dasar yang mudah dan tepat dalam memperbaiki serta mambangun sistem manajemen yang baik. Diantaranya : Read the rest of this entry »

LANGKAH MENYUSUN ANALISA JABATAN – JOB ANALYSIS

March 14th, 2013

Analisa Jabatan ( Job Analysis ) merupakan sebuah proses yang sistematis dari penghimpunan informasi dari tugas, kewajiban dan tanggung jawab dari  pekerjaan tertentu. kegiatan Analisa Jabatan ( Job Analysis ) dapat berguna untuk menciptakan landasan atau pedoman bagi penerimaan dan penempatan karyawan. Analisa Jabatan ( Job Analysis ) secara sistematik meliputi kegiatan-kegiatan mengumpulkan, mengevaluasi dan mengorganisasikan pekerjaan/jabatan. Informasi yang dikumpulkan melalui analisis jabatan berperan penting dalam perencanaan SDM kerena menyediakan data tentang kondisi kepegawaian dan lingkungan kerja.  Contoh hasil informasi yang didapat dari kegiatan Analisa Jabatan ( Job Analysis ) antara lain uraian jabatan, syarat jabatan,  berat  ringannya  pekerjaan,  besar  kecilnya  risiko  pekerjaan,  sulit  tidaknya pekerjaan,  besar  kecilnya  tanggung  jawab,  banyak  sedikitnya  pengalaman,  tinggi rendahnya tingkat pendidikan, dll.

 Persiapan apa yang bisa dilakukan sebelum melakukan Analisa Jabatan ( Job Analysis ) ?

Sebelum melakukan Analisa Jabatan ( Job Analysis ), perlu dilakukan inventarisasi jabatan untuk mendata seberapa banyak jabatan yang ada di dalam perusahaan. Demikian juga mempelajari struktur organisasi perusahaan, dan mendata jabatan-jabatan yang ada dalam struktur organisasi tersebut. Struktur organisasi perlu dikaji dibandingkan dengan beban kerja, kebutuhan pengembangan organisasi sesuai dengan pengembangan usaha, keselarasan dengan kebutuhan peningkatan produktivitas serta kebutuhan pengambangankarier pegawai. Jika perusahaan belum mempunyai struktur organisasi yang formal, maka dari inventarisasi jabatan dapat disusun bagan struktur jabatan sementara yang nantinya perlu disesuaikan kembali dengan kondisi yang dibutuhkan setelah proses analisis jabatan selesai dilakukan.

Apa fungsi Analisa Jabatan ( Job Analysis ) ?

Fungsi Job Analysis diantaranya adalah :

•    Menentukan basis regional bagi struktur kompensasi.

•    Mengevaluasi tantangan lingkungan yang mempengaruhi pekerjaan individu.

•     Merencanakan kebutuhan SDM di waktu yang akan datang.

•     Menentukan kebutuhan-kebutuhan latihan bagi para karyawan.

•    Mengembangkan rencana-rencana pengembangan pegawai yang potensial.

•    Menetapkan standar prestasi kerja yang realistik.

•    Menempatkan karyawan sesuai dengan ketrampilannya.

•    Membantu revisi struktur organisasi.

•    Memperbaiki alur kerja.

•     Memberikan data sebagai fungsi saluran komunikasi.

•    Menetapkan garis promosi dalam semua departemen dan organisasi.

 

Bagaimana cara melakukan Analisa Jabatan ( Job Analysis ) ? 

Cara / LANGKAH-LANGKAH dalam melakukan Analisa Jabatan ( Job Analysis )

  1. Menentukan pengunaan Informasi Hasil Analisa Jabatan ( Job Analysis ).  Analisator harus mengetahui secara jelas kegunaan dari hasil Analisa Jabatan ( Job Analysis ). Informasi dari Analisa Jabatan ( Job Analysis ) yang dikumpulkan tersebut harus dapat digunakan untuk merumuskan uaraian jabatan (job Description)m spesifikasi jabatan (job Specification) dan evaluasi jabatan (job Evaluation).
  2. Mengumpulkan Informasi Tentang Latar Belakang.  Analisator perlu mengumpulkan dan mengkwalifikasikan data, meninjau latar belakang seperti struktur perusahaan, flowchart proses dan uraian kerja.
  3. Menyeleksi jabatan Yang Akan Dianalisis.  Analisator memilih jabatan yang akan dianalisis dengan tujuan untuk menghemat biaya dan waktu jika banyak pekerjaan yang akan dianalisis
  4. Mengumpulkan Informasi Tentang Analisis Pekerjaan.  Analisator menganalisis pekerjaan secara actual dengan menghimpun data tentang aktivitas pekerjaan, perilaku pegawai, kondisi kerja dan syarat-syarat pegawai yang akan melaksanakan pekerjaan.
  5. Meninjau Informasi dengan Pihak-Pihak yang Berkepentingan. Analisator menyediakan informasi tentang hakikat dan fingsi pekerjaan. Informasi harus diverifikasi oleh pengawai yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut dan atasan langsung dari pegawai tersebut.
  6. Menyusun Uraian Jabatan (Job Description), Spesifikasi Jabatan (Job Specification) dan Evaluasi Jabatan (Job Evaluation).  Analisator menyusun uaraian jabatan, spesifikasi jabatan dan evaluasi jabatan.
  7. Meramalkan Perkembangan Perusahaan. Analisator meramalkan perlu tidaknya dilakukan pengayaan, penyederhanaan/perluasan pekerjaan dari uraian dan spesifikasi jabatan yang telah dibuat.

Metode seperti apa yang di gunakan dalam melakukan Analisa Jabatan ( Job Analysis ) ?

METODE Analisa Jabatan ( Job Analysis )

1. Informasi Jabatan Yang Dibutuhkan.

Analisa Jabatan ( Job Analysis ) sebagai suatu proses yang sistematik dapat menentukan tugas, ketrampilan dan pengetahuan sistematik yang diperlukan untuk melaksanakan suatu pekerjaan dalam sebuah perusahaan. Dalam melaksanakan analisis jabatan diperlukan informasi yang terkait dengan jabatan yang akan dianalisa, yaitu : Read the rest of this entry »

ANALISA JABATAN – Job Analysis

March 14th, 2013

Sebelum membahas lebih jauh tentang Analisa jabatan (  Job Analysis ) perlu diketahui terlebih dahulu Pengertian Jabatan, Sesuai dengan Peraturan menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Republik Indonesia No. PER.17/MEN/XI/2010, Jabatan adalah sekumpulan pekerjaan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab dan wewenang seseorang pegawai dalam perusahaan. sedangkan Analisis jabatan  (  Job Analysis ) adalah kegiatan untuk memberikan analisis pada setiap jabatan/pekerjaan, sehingga dengan demikian akan memberikan pula gambaran tentang spesifikasi jabatan tertentu.  Dalam rangka mengetahui informasi tentang jabatan, maka perlu dilakukan analisis jabatan (  Job Analysis ). Read the rest of this entry »

ISMCode ( International Safety Management Code )

December 6th, 2012

ISMCode ( International safety management code ) merupakan suatu standar internasional yang mengatur sistem manajemen keselamatan ( Safety ) dalam pengoperasian kapal termasuk SDM yang menanganinya serta upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan. ISMCode merupakan produk IMO (International Maritime Organization) yang akhirnya diadopsi oleh SOLAS (Safety of Life at Sea ) pada tahun 1994. ISMCode merupakan persyaratan wajib bagi perusahaan pelayaran dan perkapalan karna sebelum suatu perusahaan dan kapalnya beroperasi maka harus mempunyai sertifikasi ISMCode terlebih dahulu, tanpa sertifikasi ISMCode maka tidak bisa untuk beroperasi, karna memang ISMCode merupakan license untuk menjadi Ship operator. Read the rest of this entry »

July 2014
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Recent Comments