SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

Perkembangan industri dewasa ini telah menyebabkan krisis lingkungan dan energi. Bermula dari dampak industri inilah maka organisasi dan industri dituntut untuk meningkatkan pertanggungjawaban terhadap konservasi lingkungan. Berdasarkan kondisi ini, maka tuntutan peraturan dunia terhadap pertanggungjawaban organisasi dan industri dalam pengelolaan lingkungan menjadi meningkat. Konservasi lingkungan telah menjadi tuntutan dari pelanggan negara maju yang secara sadar melihat pentingnya perlindungan terhadap lingkungan dilaksanakan sejak dini untuk meminimalkan kerusakan lingkungan di masa depan, maka berdasarkana kesepakatan international pada tahun 1996 International Organization for Standardization meluncurkan suatu standard untuk mengelola lingkungan secara professional di dalam organisasi dan industri, standard tersebut disebut Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:1996. Namun melihat perkembangan industri dewasa ini, pada tahun 2003 dilakukan revisi terhadap system tersebut dan diluncurkan pada tahun 2004. Standard tersebut untuk selanjutnya disebut ISO 14001:2004.

ISO 14001:2004 dibangun atas dasar elemen – elemen yang menetapkan :

1. Spesifikasi aspect dan dampak lingkungan

2. Prosedur dan instruksi kerja yang akurat

3. Proses yang konsisten

4. Kesesuaian dengan tujuan dan target organisasi dalam meningkatkan kinerja lingkungan

5. Minimasi limbah

6. Keterkaitan dengan peraturan dan perundangan

7. Konsistensi hasil, kejujuran penerapan dan deskripsi produk yang cermat

8. Evaluasi kinerja

9. Kesehatan dan keselamatan pekerja

10. Komunikasi ke pihak – pihak terkait perlindungan lingkungan

ISO 14001:2004 adalah sistem manajemen yang dinamis, dimana dapat diterapkan bersama system manajemen mutu ISO 9001 dan dapat disesuaikan dengan dengan perubahan organisasi dan industri, perubahan peraturan / perundangan yang berlaku maupun perubahan ilmu dan teknologi.

Keuntungan dari penerapan sistem manajemen lingkungan ISO 14001:2004 adalah :

1. Perlindungan lingkungan

2. Manajemen lingkungan yang lebih baik

3. Meningkatkan citra dan image perusahaan hubungan yang lebih baik dengan masyarakat sekitar

4. Meningkatkan daya saing perusahaan

5. Kepercayaan dan kepuasan pelanggan

6. Menekan resiko yang membahayakan lingkungan dan pekerja

7. Menekan biaya produksi

Untuk Konsultasi ISO 14001 : 2004 Hubungi :

Yoyo Subagyo / Hp. 0815 9767636

Telp. : 021- 70619908

SYSTEM MANAJEMEN LABORATORIUM – ISO 17025

Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi di akhir milenium ke-2 ini membawa dampak terhadap tatanan kehidupan dunia pada awal milenium ke-3. Perubahan yang cepat dan mendasar terjadi dalam kehidupan di segala bidang yang menuntut kebebasan interaksi antar kehidupan di dunia tanpa mengenal batas negara. Hal ini meningkatkan persaingan di pasar internasional. Meningkatnya persaingan ini berpengaruh terhadap penetapan standard mutu bagi barang dan jasa. Salah satunya standard mutu laboratorium ISO 17025:2005 . Tuntutan informasi teknis dari setiap produk yang diperdagangkan menuntut laboratorium penguji untuk meningkatkan kompetensi dan kepercayaan terhadap hasil uji yang absah.

Audit dan sertifikasi ISO 17025:2005 pada dasarnya sama dengan ISO 9001:2008 tetapi pada   ISO 9001:2008 tidak mengevaluasi kemampuan teknis laboratorium dalam menghasilkan data hasil uji atau kalibrasi yang absah dan dapat dipercaya. Untuk meyakinkan bahwa laboratorium tsb. mempunyai kemampuan teknis dalam menghasilkan data yang akurat dan handal, laboratorium harus menerapkan sistem manajemen mutu laboratorium  ISO 9001:2008. Fokus dari sistem ini adalah dengan memperhatikan persyaratan kemampuan laboratorium dalam OECD (Organization for Economic Cooperation Development) dan GLP (Good Laboratorium Practice) ISO 9001:2008sebagai jaminan mutunya.

Faktor teknis yang perlu diperhatikan antara lain :

  • Sumber daya manusia yang mempunyai kualifikasi dan pengalaman
  • Kalibrasi dan perawatan peralatan laboratorium yang tepat
  • Sistem jaminan mutu yang sesuai
  • Teknik pengambilan contoh uji dan metode pengujian yang telah divalidasi
  • Mampu telusur pengukuran dan system kalibrasi ke standard nasional / internasional
  • Sistem dokumentasi dan pelaporan data hasil pengujian
  • Sarana dan lingkungan kerja pengujian

Keuntungan dari penerapan sistem manajemen ISO 17025:2005  adalah :

  • Meningkatkan kemampuan dan kepercayaan pada laboratorium kalibrasi dan laboratorium pengujian melalui penerapan persyaratan yang berlaku
  • Memudahkan penghapusan hambatan non-pajak perdagangan melalui penerimaan hasil kalibrasi dan hasil uji antar negara
  • Memudahkan kerjasama antar laboratorium dan antar instansi dalam tukar menukar informasi, pengalaman dan harmonisasi standard dan prosedurny

Untuk KONSULTASI & TRAINING ISO bisa menghubungi:

Yoyo Subagyo / Hp. 08159767636

Telp. 021-70619908

 

MANAJEMEN KESEHATAN & KESELAMATAN KERJA

Perkembangan indutri mempunyai korelasi dengan pekerja, Banyak Industri yang prosesnya berdampak negative terhadap kesehatan dan keselamatan pekerjanya, seperti industry bahan kimia, Jasa Konstruksi, Plastik, Besi baja, dsd. Sejalan dengan hal ini maka industry – industry yang berdampak bagi pekerjanya harus mengelola lingkungan kerjannya agar dapat menurunkan dampak lingkungan. Sikap kritis dari masyarakat dunia juga mendorong industry yang beresiko ke pekerja untuk menerapkan suatu system pengelolaan yang aman bagi pekerjannya. Latar belakang inilah yang melandasi pembentukan OHSAS 18001 oleh Organisasi Internasonal. OHSAS 18001 di akomodasikan untuk pengendalian operasional proses yang aman bagi pekerja.

Untuk menerapkan system ini dibutuhkan tiga tahapan proses, Sebagai berikut :

1. Tahap Indentifikasi Awal OHSAS 18001

        Analisa / Indentifikasi terhadap tingkat kecukupan terhadap sistem dan fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja di organisasi / industry. Mencakup evaluasi proses di organisasi, pemeriksaan terhadap prosedur yang ada, analisa tingkat kecelakaan pada masa lalu dan peraturan atau perundang-undangan yang berlaku.

2. Tahap Persiapan dan Implementasi OHSAS 18001

Tahap ini merupakan tahap persiapan dokumen dan program kerja serta pelaksanaan implementasinya. Pada tahap ini ada beberapa elemen yang harus diperhatikan yaitu :

  1. Kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja serta kepemimpinannya
  2. Organisasi, sumberdaya dan training
  3. Pengendalian operasional yang menjadi titik tolak prosedur proses, peraturan kesehatan dan keselamatan kerja dan perijinan di lingkungan kerja.
  4.  Tujuan dan target dari kesehatan dan keselamatan kerja
  5. Panduan system kesehatan dan keselamatan kerja dan dokumentasi
  6.  Pengendalian operasional yang mencakup pemantauan kesehatan kerja, persiapan proyek, pembelian dan pemasok.
  7. Pemeriksaan dan tindakan pencegahan, investigasi dan tindakan perbaikan
  8. Tindakan darurat
  9. Pengendalian catatan, audit dan tinjauan manajemen.

3. Tahap Penilaian Kinerja Proses OHSAS 18001

Tahap ini merupakan tahap penilaian terhadap system yang telah diterapkan mencakup penilaian dokumentasi, verifikasi penerapan dan tindakan perbaikan/ pencegahan yang diperlukan.

 - Keuntungan dari Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan OHSAS 18001 adalah :

 

1. Perlingdungan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja karyawan

2. Mengurangi resiko kecelakaan

3. Motivasi karyawan lebih tinggi

4. Pengurangan biaya operasi dan biaya kecelakaan kerja

5. Meningkatkan Citra & Image perusahaan

6. Mengurangi Pembayaran asuransi, dll

 

Untuk Konsultasi OHSAS 18001 : 2007  segera hubungi :

Yoyo Subagyo / HP. 0815 9767636

Tep. :  021- 70619908

Standard Operating Procedure ( SOP )

Kesuksesan sebuah Perusahaan sangat ditentukan oleh ketersediaan Sumber Daya Manusia yang Kompeten, Handal & berkualitas . Komitmen Manajemen yang bagus, serta ketersediannya system manajemen yang rapi dan memadai juga sangat turut menentukan keberhasilan suatu perusahaan , Karyawan memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat signifikan dalam sebuah perusahaan. Dalam menjalakan tugas  operasional nya dibutuhkan acuan kerja yang jelas sehingga tidak keluar jalur yang telah di tetapkan dan disepakati bersama. Oleh sebab itu dibutuhkan standar operasional prosedur (SOP) kerja yang jelas sebagai acuan dalam bekerja. Sehingga perusahaan dapat menghasilkan produk yang berkualitas sesuai dengan keinginan pelangan. Standard Operasional Prosedur atau yang biasa disebut dengan SOP merupakan acuan kerja yang dapat dijadikan  standar dalam bekerja di semua departemen yang ada di suatu perusahaan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, cepat, tepat, efektif & efisien. Dalam SOP tertuang prosedur apasaja yang harus dilakukan, Tugas, wewenang & Tanggung jawab masing – masing  bagian sudah dibakukan. Sehingga ketika ada gap atau ada kesalahan sistem yang keluar dari jalurnya akan bisa di identifikasi. Selain itu juga SOP dapat juga dijadikan salah satu alat untuk menilai kinerja organisasi atau karyawan.

Tujuan dibuatnya Standard Operasional Prosedur (SOP) ini antara lain supaya Karyawan selalu bisa menjaga Konsistensi dalam setiap menjalankan pekerjaan sehari-hari, adanya acuan kerja yang jelas. Selain itu juga dengan adanya SOP , Karyawan akan tahu dengan jelas Peran & Tanggungjawabnya karna dalam SOP sudah menerangkan dengan jelas alur tugas masing – masing. Dengan dibuatnya SOP yang baku maka Tugas/ pekerjaan karyawan akan lebih lancar karena masing‐masing sudah ada pedoman & acuannya, selain itu juga ketika ada kasus penyelewengan/ penyalahgunaan wewenang, SOP ini juga bisa dijadikan sebagai dasar hukum yang kuat.

Jika Bapak / ibu membutuhkan Konsultan untuk Penyusunan SOP, membuat standard prosedurkerja, Review SOP yang mudah dimengerti & mudah di Implementasikan di perusahaan sehingga efektif & efisien, bisa hubungi:

YOYO SUBAGYO / HP. 0815 9767636

SIEN Consultants

Telp. 021- 70619908

Membangun Budaya MUTU dengan ISO 9001

Membangun mutu tidaklah cukup hanya membuat aturan hitam diatas putih. Karena mutu tidak terletak diatas kertas, dalam manual mutu, dalam prosedur mutu atau dalam instruksi kerjamutu  adalah pada “human” atau manusianya.  mutu ada pada pemikiran, emosi, dan sikap serta kepribadian seluruh personil dari tukang sapu, satpam sampai direktur utama. Semua bertanggung jawab dan memiliki peran penting dalam mewujudkan mutu. Semua harus ikut memikirkan, bertindak dan bersikap positif sesuai dengan “komitment Mutu” yang dicanangkan..!

Dari semua unsure yang diperlukan untuk mewujudkan mutu, sikap adalah landasan yang paling fundamental. Sikap adalah suatu kecendrungan perilaku manusia. Manusia bisa memiliki sikap bertanggungjawab, peduli, responsive, positif, proaktif,, jujur, professional, tetapi juga bisa sebaliknya, sikap masa bodoh. Bertanggung jawab adalah sikap utama dan pertama yang harus dikembangkan ddidalam diri setiap personil perusahaan, karena sikap sikap bertanggung jawab akan menjadi “akar kokoh”untuk mewujudkan komitment mutu.

Sikap bisa merupakan atribut Pribadi yang dibawa dari lingkungan keluarga. Bisa juga dibangun melalui pembinaan/pelatihan, dikondisikan , diikat dalam system dan dipraktekan dengan pengawasan dan keteladanan pimpinan. Bila perilaku itu bisa dipraktekkan  secara konsisten dan konsekwen akhirnya ia akan berubah menjadi suatu kebiasaan. Bila sudah menjadi kebiasaan  ia akan menjadi budaya dan bila sudah menjadi budaya yang kuat, ia akan menjadi karakter perusahaan / organisasi. Mewujudkan mutu dengan karakter akan jauh lebih apresiatif dan efektif karena mutu diciptakan dengan dorongan motivasi intrinsic yang mengandung nilai-nilai idealisme.

lalu bagaimana cara membangun budaya mutu secara konsisten sehingga bisa dilakukan perbaikan yang berkesinambungan sehingga kinerja perusahaan terukur? jawabnya adalah dengan menerapkan sistem manajemen Mutu atau dalam standard Internasional di sebut ISO 9001.

ISO 9001 adalah suatu standar internasional untuk sistem manajemen Mutu / kualitas. ISO 9001 menetapkan persyaratan – persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu sistem manajemen mutu.  ISO 9001 bukan merupakan standar produk, karena tidak menyatakan persyaratan – persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah produk (barang atau jasa). ISO 9001 hanya merupakan standar sistem manajemen kualitas. Namun, bagaimanapun juga diharapkan bahwa produk yang dihasilkan dari suatu sistem manajemen kualitas internasional, akan berkualitas baik (standar).

Management Systems ISO 9001 Merupakan prosedur terdokumentasi dan praktek – praktek standar untuk manajemen sistem, yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu, dimana kebutuhan atau persyaratan tertentu tersebut ditentukan atau dispesifikasikan oleh pelanggan dan organisasi.

Manfaat Penerapan ISO 9001 adalah :

• Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan
• Jaminan Kualitas Produk dan Proses
• Meningkatkan Produktivitas perusahaan & “market gain”
• Meningkatkan motivasi, moral & kinerja karyawan
• Sebagai alat analisa kompetitor perusahaan
• Meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok
• Meningkatkan cost efficiency & keamanan produk
• Meningkatkan komunikasi internal
• Meningkatkan image positif perusahaan
• Sistem terdokumentasi
• Media untuk Pelatihan dan Pendidikan

ISO 9001 berisi standard / elemen yang memungkinkan organisasi / industry dalam melakukan perbaikan yang berkesinambungan ( Continual Improvement ) pada :

1. Proses yang terkait dengan pelangan
2. Sistem Kepemimpinan / Leadership
3. Manajemen sumber daya
4. Perbaikan dan peningkatan proses
5. Sistem manajemen
6. Sistem perbaikan yang berkesinambungan
7. Pengambilan keputusan yang Factual
8. Hubungan saling menguntungkan dengan pemasok

Untuk mengetahui lebih detail mengenai ISO 9001 atau butuh Konsultan ISO  9001, Consultant ISO14001, Konsultan ISO22000, Consultant ISO17025, Consultant HSE bisa Hubungi :
Bp.Yoyo Subagyo / Hp. 0815 9767636,

telp. 021- 70619908

PENTINGNYA ANALISIS JABATAN DALAM SISTEM MANAJEMEN KINERJA

Mempunyai tenaga kerja Terampil, Profesional, berprestasi merupakan dambaan setiap perusahaan. Kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM) sangat menentukan kinerja dan pengembangan perusahaan dimasa datang. Kesadaran akan arti penting kualitas dan produktivitas SDM akan mampu membawa perusahaan dalam persaingan usaha yang semakin ketat seperti sekarang ini. Oleh karnanya dibutuhkan suatu system Manajemen Kinerja yang mampu mendeteksi dan melihat kualitas dari para SDM yang dimiliki, sehingga dalam penempatan SDM pada suatu departemen / divisi itu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki . System Manajemen Kinerja dapat menjadi sumber untuk pengelolaan SDM di perusahaan dimana hasil yang akan didapat adalah bisa membantu perusahaan untuk merencanakan dan melaksanakan program – program lain dengan lebih tepat, cepat dan efektif

Sumber daya yang terampil & kompeten yang dimiliki oleh suatu perusahaan merupakan kunci sukses daripada tumbuh kembangnya sebuah perusahaan. Oleh karenanya dibutuhkan suatu sistem yang baik sehingga tidak salah orang dalam memberikan wewenang & tanggung jawab atas suatu jabatan yang diembannya. Sebelum seseorang menduduki sebuah jabatan dan mampu melaksanakan tugas & fungsinya dengan baik diperlukan sistem yang mampu mengindentifikasi terhadap lingkup pekerjaan, apa saja yang harus dilakukan, bagaimana melakukan pekerjaan tersebut dan yang lebih penting menentukan/ memilih SDM yang layak menduduki jabatan tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut suatu perusahaan haruslah memiliki standard-standard pekerjaan yang baku yang mampu mengindentifikasi kriteria ketrampilan, pendidikan, dan pengalaman yang dibutuhkan. Hal yang bisa dilakukan oleh sebuah perusahaan/organisasi dalam mengindentifikasi atau  mengetahui jenis pekerjaan, apa saja yang harus dikerjakan serta SDM yang seperti apa yang tepat melakukan pekerjaan itu dibutuhkan suatu analisis pekerjaan atau biasa disebut dengan ANALISA JABATAN.  Analisa jabatan merupakan cara yang sistematis yang mampu mengindentifikasi serta menganalisa persyaratan apa saja yang diperlukan dalam sebuah pekerjaan serta personel yang dibutuhkan dalam suatu pekerjaan sehingga SDM yang dipilih mampu melaksanakan pekerjaan itu dengan baik. Dari hasil analsisa Jabatan tersebut  maka perusahaan akan mampu menentukan karateristik seperti apa yang harus dimiliki calon pegawai sebelum menduduki sebuah jabatan, biasanya outputnya berupa  spesifikasi jabatan dan deskripsi pekerjaan atau yang biasa disebut jobdesc. Dimana dalam jobdesc tersebut  memuat tugas, fungsi, wewenang & tanggung jawab seorang pegawai. Sedangkan dalam spesifikasi jabatan memuat siapa yang akan melakukan pekerjaan tersebut serta apasaja persyaratan yang dibutuhkan terutama yang menyangkut masalah skill individu.

Kami SIEN Consultan perusahaan konsultan Manajemen Bisnis Strategi & Konsultan Manajemen ISO bisa membantu perusahaan bapak/ibu dalam memperbaiki sistem  HRD Manajemen di perusahaan  bapak/ibu sekalian. Service kami  di HRD manajemen antara lain :

1. Achievement Motivation Training

2. Administrasi Kepegawaian

3. Change Management

4. Change Paradigm

5. Community Developoment for Corporate

6. Competency Based Approach to HRD

7. Education and Training Management

8. Filling Management System / Manajemen Kearsipan

9. How To Be A Good Presenter

10. HRD Strategy

11. HRM Executed

12. Management for Secretary

13. Management Logistic and Logistic Planning

14. Manajemen Kinerja dan Pengembangan Karir

15. Manajemen Penulisan dan Penyajian Laporan yang Efektif

16. Outbond Training

17. Professional Public Relations for Profit Company

18. Professional Secretary

20. Risk Management

21. Sistem Informasi Manajemen SDM

22. Supervisory Leadership

23. Supervisory Management  Development

24. Training And Development Program

25. Training Evaluation (Evaluasi Pelatihan)

26. Training Need Analysis

27. Training Motivasi, dll

28. Training of Trainers (TOT)

29. Sistem Penilaian Kinerja & Analisa Jabatan

30. Sistem Kopetensi Karyawan

31. Sistem Penggajian & insentive

32. Kontrak Kerja, dll

 

Untuk Informasi & Konsultasi  Hubungi : 

SIEN Consultants 

Telp. 021- 70619908 

Bp. Yoyo Subagyo / Hp. 0815 9767636  

KONSULTASI SYSTEM MANAJEMEN ISO

Kami dari SIEN Consultant adalah Perusahaan Jasa Konsultan ISO 9001, Konsultan ISO 14001, Consultant OHSAS 18001, Konsultan ISO 22000, Consultant ISO 17025, Konsultan ISO/TS 16949, Konsultan Manajemen ISO pertama & satu – satunya yang memberikan GARANSI JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK QUARANTEE yang tertuang dalam kontrak kerja serta memberikan konsultasi gratis setelah sertifikasi selama perusahaan menerapkan system terkait.

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di jasa Konsultan ISO / Consultant ISO SIEN Consultant dipercaya lebih dari 200 perusahaan Lokal/Asing untuk Konsultasi Implementasi ISO / Training ISO. Client kami a.l.: PT. PERTAMINA, JAMSOSTEK, GARUDA MAINTENANCE ( GMF ), PURA GROUP, JABATEX GROUP, PT.PANCA PRIMA EKA BROTHERS, PT. PAN BROTHERS, PT. TUNTEX Group, dll.  Dengan memakai sistem konsultasi yang cepat, tepat, efektif, efisien dan bermutu serta biaya yang sangat terjangkau dan didukung Konsultan / Consultant yang berpengalaman banyak clien-clien kami selalu PUAS & selalu merekomendasikan SIEN Consultant kepada mitra kerja mereka, karna Kami bukan hanya Konsultan ISO tapi juga Konsultan / Consultant Bisnis Strategi.

Service Kami antara lain :

1. KONSULTANSI & TRAINING ISO 9001 ( System Manajemen Mutu )
2. KONSULTANSI & TRAINING ISO 14001 ( System Manajemen Lingkungan )
3. KONSULTANSI & TRAINING ISO 17025 ( System Manajemen Mutu Laboratorium )
4. KONSULTANSI & TRAINING ISO/TS 16949 ( System Manajemen untuk Otomotive )
5. KONSULTANSI & TRAINING ISO 22000 ( System Manajemen Keamanan Pangan )
6. KONSULTANSI & TRAINING SA 8000 ( Sistem Manajemen Ketenagakerjaan )
7. KONSULTANSI & TRAINING OHSAS 18001 ( System Manajemen K3)
8. KONSULTANSI & TRAINING HACCP & GMP ( Analisa Keamanan Pangan Industri Pangan )
9. 5 S ( Seiri Seiton Seiso Seiketsu Shitsuke)
10. Balance Scorecard
11. Six Sigma
12. Analyctic Hierarchy Process & Decision Making
13. Assessment Criteria Malcolm Bridge (MBNQA)
14. Audit Internal ISO 14001 : 2004
15. Audit Internal ISO 9001 : 2008
16. Audit Internal OHSAS 18000 (SMK3)
17. Data Envelopment Analysis
18. Electronic for Documentation ISO
19. How To Improve Balridge Score
20. Implementing Balanced Scorecard
21. Penyusunan Application Summary MBNQA
22. Integrasi ISO 9001 & Malcolm Balridge
23. Problem Solving And Decision Making
24. Statistical Quality Control
25. Total Productive Maintenance (TPM)
26. Management Warehouse and Material Effective
=============================

Untuk Konsultasi Hubungi:
YOYO SUBAGYO/ Hp. 0815 9767636,
Telp. 021-70619908

=============================