Konsultan Manajemen Bisnis strategi, ISO Consultants,SOP,HR Management,FS

Konsultan Manajemen Bisnis strategi,HR Capital Consultants,ISO9001,HRD,SDM,SOP,ISO9001,ISO Consultants,ISO14001,ISO22000,ISO50001,OHSAS18001,Bisnis Plan

Jasa Konsultan Manajemen Bisnis strategi,SOP,ISO Consultants,SDM,HR,BPR,Training-Workshop ISO9001,ISO14001,ISO22000,OHSAS18001,Serifikasi ISO Jakarta

Konsultan Manajemen Bisnis strategi,SOP,ISO9001,ISO22000,OHSAS18001,ISO14001 Consultants,SDM,HR,BPR
Public-Inhouse Training,ISO Serifikasi,SDM/HR,BPR,Pelatihan ISO,5S,SOP,audit internal

Konsultan Manajemen Bisnis strategi,SOP,ISO9001,ISO22000,OHSAS18001,ISO14001 Consultants,SDM,HR,BPR
Public-Inhouse Training,ISO Serifikasi,SDM/HR,BPR,Pelatihan ISO,5S,SOP,audit internal

Human Resources Planning

Setiap Perusahaan/ organisasi pasti mempunyai tujuan, visi dan misi organisasi, dan dalam pengelolaan sistem manajemennya tak bisa dilepaskan dari peran sumber daya manusia  yang dimiliki dalam mencapai target yang ditetapkan. Ketersediaan Sumber Daya Manusia yang handal sesuai dengan kopetensi merupakan kunci sukses perusahaan/organisasi dalam pencapaian target, karna SDM merupakan bagian pokok terpenting dari sebuah organisasi. Karna begitu pentingnya SDM dalam  kesuksesan perusahaan maka prinsip “ Place the right man in the right job” harus dikedepankan, hal ini guna mendukung pencapaian target yang di inginkan. Sumber Daya Manusia sangat besar peranannya bagi kesuksesan organisasi, maka banyak perusahaan / organisasi kini menyadari bahwa unsur manusia dalam suatu perusahaan dapat memberikan keunggulan bersaing.  Oleh karna sumberdaya manusia menjadi hal yang sangat dominan dalam mencapai sasaran organisasi maka mengelola sumberdaya manusia merupakan bidang yang sangat penting dan keharusan bagi setiap organisasi dalam melaksanakan proses bisnis guna berjalannya roda organisasi sesuai yang diharapkan. Sumber daya manusia perlu dikelola dengan sebaik-baiknya, disinilah Komitmen manajemen dalam pengelolaan sistem Manajemen Sumber Daya Manusia di tuntut. Tanpa adanya komitmen yang baik dari manajemen mustahil sistem manajemen SDM berjalan dengan baik. Langkah mudah dan sederhana yang bisa dilakukan manajemen dalam mengelola SDM salah satunya adalah dengan membuat sebuah perencanaan tenaga kerja ( Human Resources Planning ) yang sistematis guna menjamin kelangsungan hidup dan pengembangan organisasi memalui serangkaian pelaksanaan program ketenagakerjaan yang terarah guna menjamin perlindungan karyawan, hubungan industrial yang harmonis serta peningkatan kesejahteraan pegawai.

Banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh organisasi ketika mempunyai sistem perencanaan tenaga kerja (  Human Resources Planning ), diantaranya :

-         Dapat menentukan kualitas dan kuantitas pegawai yang akan mengisi semua jabatan dalam organisasi

-         Menjamin ketersediaan pegawai dimasa sekarang dan masa yang akan datang sehingga tidak terjadi kekurangan atau kelebihan pegawai

-         Menghindari terjadinya Mismanajemen dan tumpang tindih pelaksanaan tugas

-         Mempermudah jalur koordinasi, integrasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas para karyawan sehingga produktifitas kerja bisa meningkat

-         Sebagai pedoman dalam menetapkan program ketenagakerjaan

-         Sebagai acuan dalam menilai kinerja karyawan

Untuk memudahkan organisasi dalam membuat perencanaan tenaga kerja (  Human Resources Planning ), berikut metode/ cara yang bisa dilakukan dalam menyusun perencanaan tenaga kerja, diantaranya :

1.   Melakukan pengolahan data kepegawaian

Cara yang bisa dilakukan dalam melakukan pengolahan data kepegawaian adalah dengan penataan data, pengidentifikasian data dan penghitungan data

2.   Perkiraan dan perencanaan persediaan pegawai

Caranya dengan menghitung jumlah pegawai yang telah tersedia, jumlah pegawai yang berkurang akibat pensiun, resign,  meninggal serta rencana kebutuhan pegawai

3.   Perkiraan dan perencanaan kebutuhan pegawai

Cara yang dilakukan untuk menyusun Perkiraan dan perencanaan kebutuhan pegawai dihitung berdasarkan beban kerja sesuai dengan perkembanga ilmu pengetahuan

4.   Perkiraan dan perencanaan Neraca Pegawai

Yaitu dengan melakukan perbandingan antara perkiraan dan perencanaan kebutuhan pegawai dengan perkiraan dan perencanaan persediaan pegawai

5.   Menyusun program kepegawaian

Yaitu dengan menentukan rencana kegiatan untuk mengatasi kesenjangan yang terdapat pada neraca pegawai yang berisi perekrutan, seleksi, penempatan, pemensiunan pegawai, pola pembinaan karir pelatihan/kopetensi dan pengembangan, perlindungan, pengupahan, jaminan sosial dan produktifitas kerja.

Tahapan  dalam perencanaan Tenaga kerja (   Human Resources Planning )

1.   Mengumpulkan dan mengolah data perusahaan dan kepegawaian

a.   Mengumpulkan data untuk mempelajari dan memahami semua aspek lingkungan perusahaan. Hal ini akan membantu perusahaan dalam merencanakan dan mengantisipasi isu yang muncul dari kondisi yang stabil

b.   Menentukan aspek lingkungan perusahaan yang mempengaruhi lingkungan ekternal, organisasional dan persediaan pegawai

c.   Data perusahaan yang diperlukan

-     Target yang ingin dicapai perusahaan, apakah laba atau memberikan pelayanan/ nirlaba

-     Jenis perusahaan, apakan perusahaan ini lini, lini dan staf, funsional atau komite

-     Dasar pendepartemenan dan struktur organisasi

-     Rentang kendali setiap departemen/bagian

-     Kepemimpinan perusahaan, individu atau kolektif

-     Jumlah karyawan dan perincian manajerial dan operasional

-     Jenis kewenangan atau otorisasi yang didelegasikan dalam preusan

-     Tingkat – tingkat posisi jabatan

2.   Melakukan Penyusunan Job Analysis / Analisa jabatan

Dalam menyusun Job Analysis / Analisa Jabatan langkah yang dilakukan adalah:

a.   Melakukan inventarisasi jabatan dan penyusunan bagan struktur jabatan

Mendata seberapa banyak jabatan yang diperlukan di setiap lini di dalam perusahaan

b.   menentukan kebutuhan jabatan setiap satuan kerja

menentukan berapa banyak jabatan yang diperlukan di setiap jabatan tersebut

c.   Penyusunan Uraian jabatan ( Job Description )

Menguraikan tugas,wewenang, tanggung jawab, kondisi pekerjaan, hubungan pekerjaan dan aspek-aspek pekerjaan pada suatu jabatan

d.   Menyusun spesifikasi pekerjaan ( Job spesification)  / persyaratan jabatan ( Job Requirement )

Menentukan  persyaratan kualitas minimum orang yang dapat diterima agar dapat menjalankan jabatannya dengan baik dan kompeten

e.   Evaluasi pekerjaan ( Job Evaluation )

Melakukan penilaian dengan tujuan untuk memberikan nama, ranking/peringkat dan kompensasi suatu jabatan. Hasil dari evaluasi jabatan dapat digunakan untuk melakukan penyederhanaan pekerjaan, pengayaan dan perluasan pekerjaan serta untuk perencanaan karir ( career plan )

3.   Perkiraan dan perencanaan persediaan pegawai

Melakukan evaluasi pesediaan tenaga kerja dengan mempertimbangkan tingkat persediaan, kemampuan, jenis, umur, pendidikan, penyebaran, kebijakan perburuan dll.

4.   Perkiraan dan perencanaan kebutuhan pegawai

a.   Memperkirakan jumlah permintaan pegawai

Memprediksi kebutuhan pegawai dengan mengunakan metoda yang sesuai

b.   Memperkirakan Penawaran pegawai

Melalukan perkiraan panawaran pegawai baik dari sumber internal maupun eksternal

5.   Penyusunan neraca pegawai

Melakukan analisis kesenjangan antara persediaan pegawai dan permintaan pegawai

6.   Penyusunan program kepegawaian

a.   Merumuskan berbagai alternatif program yang dianggap memungkinkan untuk mencapai sasaran yang ditetapkan

b.   Memilih kegiatan yang paling baik diantara semua alternatif yang ada

c.   Mengintegrasikan seluruh kegiatan yang dipilih dalam kerangka kerja yang utuh

SEMOGA BERMANFAAT!!

Tags: , ,

Leave a Reply

July 2014
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Recent Comments